Atom Z500, Chip Intel Berefek Hingga Masa Depan

Posted in Uncategorized on Maret 4, 2009 by albert007

lzrp0eq4ag1

CALIFORNIA – Lambat laun kekuatan ponsel akan setara dengan komputer. Impian yang akan diwujudkan oleh Intel, coba dituangkan perusahaan itu dengan meluncurkan generasi terbaru dari Intel atom yaitu, Atom Z500.

Seri Atom Z500 merupakan kelanjutan dari platform Poulsbo. Ini adalah generasi Atom pertama yang diperuntukkan pada alat-alat elektronik berukuran sangat kecil seperti ponsel. Dan untuk mendukung itu semua, Intel juga mengumumkan sebuah sistem kontrol baru yang kompatibel untuk meningkatkan kapabilitas grafik dan I/O hub ke dalam sebuah chip.

TechCrunch
, Selasa (3/3/2009), melaporkan produk anyar Intel ini merupakan yang paling hemat daya, serta mampu beroperasi tanpa kipas pendingin. Selain itu, seri Z500 termasuk produk hemat energi karena, hanya menggunakan daya sebesar 2 watt saja.

Oleh Intel, chip ini adalah skema besar dari mimpi perusahaan itu. Sebab, Intel mengklaim Z500 dapat digunakan untuk produk elektronik baru yang dinamakan ponsel media. Ponsel sejenis ini biasanya lebih besar daripada ponsel biasa, namun lebih kecil dari ponsel pintar dan MID (mobile internet device).
[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=R20RLQM
Nantinya gadget yang disebut ponsel media itu, merupakan produk yang menggunakan RAM sebesar 1GB, flash memory 8GB dan layar sentuh 8,9 inci, akan tetapi mampu memutar video YouTube, bahkan melakukan panggilan telepon dan VoIP.

Di Atom Z500 ini, ada empat prosesor dengan frekuensi yang berbeda. Z510 dan Z510P mempunyai frekuensi 1,1GHz, ini sebenarnya tidak berbeda jauh dengan Intel Atom yang sekarang. Untuk seri Z520 mampu berjalan di frekuensi 1,3GHz dengan FSB 533MHz memiliki konsumsi daya 2,3 watt. Sedangkan produk dengan kapasitas the best dari seri Z500 ini adalah, Z530 dan Z530P yang memiilki frekuensi 1,6GHz. (srn)

Nettop Mampu Hemat Biaya Operasional

Posted in Uncategorized on Maret 4, 2009 by albert007

net top

Nettop diperhitungkan konsumen rumahan, juga perusahaan-perusahaan karena lebih murah. Alasan dasarnya, sudah jelas, rendah biaya operasional.

Nettop bisa dipastikan hemat energi. Sebagai gambaran, teknologi prosesor Atom yang ada pada nettop memiliki thermal power hanya 4 watt, hampir 16 kali lebih kecil dari prosesor PC biasa, dan 9 kali lebih kecil dibanding prosesor notebook.

Bahkan jika dibandingkan Intel Celeron yang memiliki spesifikasi hampir sama, prosesor Atom mampu menghemat biaya listrik hingga 50 persen. General Manager PT Metrodata e-Bisnis, Franciscus Thomas Jahja menjelaskan, perusahaan yang menggunakan nettop bisa mengurangi biaya operasional komputer dalam jumlah besar.

“Jika menggunakan nettop biaya bisa hemat 50 persen. Dengan menggunakan monitor LCD, kebutuhan listrik Rp20.000 sebulan. Kalau perusahaan punya 1.000 komputer bisa puluhan juta yang dihemat,” bebernya. Lalu, siapa saja yang cocok menggunakan nettop? Thomas menyebut tiga golongan konsumen, terbagi dalam segmen industri, perkantoran, dan perbankan. Nettop sesuai karyawan administrasi, kasir, atau customer service .

Juga, untuk keluarga, dunia pendidikan. Nettop bisa digunakan sebagai komputer rumahan yang dapat memenuhi kebutuhan satu keluarga. Bagi usaha warung internet, nettop memenuhi kebutuhan untuk berselancar di internet, mengirim pesan instan, e-mail, dan semua aktivitas internet.

Sony PSP Bisa Untuk Telepon Siap Edar

Posted in Uncategorized on Maret 4, 2009 by albert007

ps p

LEIPZIG – Perusahaan elektronik raksasa Sony Corp bersiap merilis konsol game Plasytation Portable generasi terbaru. Yang istimewa, gadget ini bisa digunakan untuk telephon layaknya sebuah ponsel. Seri terbaru yang diberi nama Playstation Portable 3000 telah menjadi subjek untuk penggunaan teknologi web, termasuk di dalamnya mikrofon built-in yang baru dan layar yang lebih warna-warni, cocok untuk digunakan di luar rumah. PSP terbaru ini telah mendukung program perangkat lunak Skype EBAY.O, yang memungkinkan pengguna untuk membuat panggilan telepon gratis lewat internet, apalagi dengan mikrofon built-in akan membuat proses lebih komunikasi lebih mudah. “Kami percaya bahwa ini akan menjadikan PSP penggiat konsol game yang berfungsi sebagai perangkat komunikasi,” kata David Reeves, Presiden Sony Computer Entertainment Eropa, kepada Associated Press, Minggu (1/2/2009). Jika berminat, PSP dibanderol dengan harga USD294 atau sekira Rp3 juta. Ini lebih mahal dari PSP generasi sebelumnya

“Daftar Harga HP NOKIA N Series Terbaru”

Posted in "Daftar Harga HP NOKIA Terbaru" with tags on Februari 19, 2009 by albert007

Berikut adalah harga handphone baru dan bekas dari Nokia N Series, Nokia N96, NOKIA N82, NOKIA N95 8GB, NOKIA N70 music, NOKIA N73 Music Edition, NOKIA N78, NOKIA N81 dari harga yang ter update saat ini. :

Nokia N96

NOKIA N96

Harga Baru: Rp. 8,100,000
Harga Bekas : ???

Nokia N82

NOKIA N82
Harga Baru: Rp. 4,400,000
Harga Second: Rp. 4,100,000

Nokia N95 8GB

NOKIA N95 8GB
Harga Baru: Rp. 5,850,000
Harga Second: Rp. 4,900,000

Nokia N70

NOKIA N70 music
Harga Baru: Rp. 2,275,000
Harga Second: Rp. 2,100,000

Nokia N73

NOKIA N73 Music Edition
Harga Baru: Rp. 2,900,000
Harga Second: Rp. 2,700,000

Nokia N78

NOKIA N78
Harga Baru: Rp. 3,350,000
Harga Second: Rp. 3,500,000

Nokia N81

NOKIA N81
Harga Baru: Rp. 3,500,000
Harga Second: Rp. 2,700,000

“Story of Laptop”

Posted in Uncategorized on Februari 12, 2009 by albert007

hp-compaq-nc4010-laptop

A laptop computer is a
personal computer designed for mobile use that is small enough to sit on one’s lap[1]. A laptop integrates all of the typical components of a desktop computer, including a display, a keyboard, a pointing device (a touchpad, also known as a trackpad, or a pointing stick) and a battery into a single portable unit. The rechargeable battery is charged from an AC/DC adapter and has enough capacity to power the laptop for several hours.

A laptop is usually shaped like a large notebook with thickness of 0.7–1.5 inches (18–38 mm) and dimensions ranging from 10×8 inches (27x22cm, 13″ display) to 15×11 inches (39x28cm, 17″ display) and up. Modern laptops weigh 3 to 12 pounds (1.4 to 5.4 kg), and some older laptops were even heavier. Most laptops are designed in the flip form factor to protect the screen and the keyboard when closed.

Originally considered “a small niche market”[2] and perceived as suitable for “specialized field applications” such as “the military, the Internal Revenue Service, accountants and sales representatives”[2][3], battery-powered portables had just 2% worldwide market share in 1986[4]. But today, there are already more laptops than desktops in the enterprise[5] and, according to a forecast by Intel, more laptops than desktops will be sold in the general PC market as soon as 2009[6].

History

As the personal computer became feasible in the early 1970s, the idea of a portable personal computer followed; in particular, a “personal, portable information manipulator” was envisioned by Alan Kay at Xerox PARC in 1968[7] and described in his 1972 paper as the “Dynabook[8].

The I.B.M. SCAMP project (Special Computer APL Machine Portable), was demonstrated in 1973. This prototype was based on the PALM processor (Put All Logic In Microcode).

The I.B.M. 5100, the first commercially available portable computer, appeared in September 1975, and was based on the SCAMP prototype.

As the 8-bit C.P.U. became more widely accepted, the number of portables increased rapidly. Based on the Zilog Z80, The Osborne 1 weighed 23.5 pounds (10.7 kg). It had no battery, a tiny 5″ CRT screen and dual 5¼” single-density floppy drives. In the same year the first laptop-sized portable computer, the Epson HX-20, was announced[9]. The Epson had a LCD screen, a rechargeable battery and a calculator-size printer in a 1.6 kg (4 pounds) enclosure.

The first laptop using the clamshell design, utilized today by almost all laptops, appeared in 1982. The $8150 GRiD Compass 1100 was purchased by NASA and the military among others. The Gavilan SC, released in 1983, was the first notebook marketed using the term “laptop”.

From 1983 onwards:

  • Several new input methods were introduced: the touchpad (Gavilan SC, 1983), the pointing stick (IBM ThinkPad 700, 1992) and handwriting recognition (Linus Write-Top[10], 1987).
  • CPUs became designed specifically for laptops (Intel i386SL, 1990), targeting low power consumption, and were augmented with dynamic power management features (Intel SpeedStep and AMD PowerNow!).
  • Displays reached VGA resolution by 1988 (Compaq SLT 286) and 256-color screens by 1993 (PowerBook 165c), progressing quickly to millions of colors and high resolutions.
  • High-capacity hard drives and optical storage (CD-ROM followed by DVD) became available in laptops soon after their introduction to the desktops.

Early laptops often had proprietary and incompatible architectures, operating systems and bundled applications.

Classification

The general terms “laptop” or “notebook” can be used to refer to a number of classes of small portable computers:[11][12]

By purpose and (approximately) by screen size:

  • Desktop replacement – emphasizes performance, is less portable, 15″ and larger screen;
  • Standard laptop – balances portability and features, 13-15″ screen;
  • Subnotebook – emphasizes portability, has less features, 13″ or smaller screen.
By features:

  • Budget – a cheap, lower-performance standard-sized laptop;
  • Tablet PC – Has a touch-screen interface, may or may not have a keyboard;
  • Netbook – A cheaper, smaller version of a subnotebook designed mainly for Internet surfing and basic office applications.
  • Rugged – Engineered to operate in tough conditions (strong vibrations, extreme temperatures, wet and dusty environments).

Hello world!

Posted in Uncategorized on Januari 22, 2009 by albert007

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!